Samuel Yogi Ajak Masyarakat Mimika Memahami Perbedaan Motto dan Slogan Atau Tagline

- Jurnalis

Rabu, 17 September 2025 - 21:40 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIMIKA | Plt. Kepala Dinas Kopersi dan UMKM Kabupaten Mimika, Samuel Yogi mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mendukung segala program kebijakan pemerintah mulai dari pemerintah pusat hingga pemerintah daerah. Program yang tentunya berdampak positif pada keberlangsungan hidup serta memberikan kesejahteraan bagi masyarakat.

Terkait dengan polemik yang terjadi saat ini di masyarakat antara Motto Eme Neme Yauware dan Slogan atau Tagline Mimika Rumah Kita. Dirinya meminta agar masyarakat tidak menafsirkan hal yang salah. Tentunya kedua hal tersebut memiliki perbedaan. Namun digunakan dalam kesempatan yang sama.

Kata Samuel Yogi, Eme Neme Yauware sebagai identitas Kabupaten Mimika. Sementara Slogan atau Tagline Mimika Rumah Kita sebuah ajakan yang diprakasi oleh pemimpin daerah saat ini guna memberikan kedamaian kenyamanan dan kebersamaan serta semangat bekerja bagi semua masyarakat yang berada di Kabupaten Mimika saat ini.

 

Samuel Yogi menerangkan perbedaan antara Motto dan Slogan/Tagline. Motto adalah pernyataan nilai-nilai inti yang bersifat jangka panjang dan internal. Sementara  Slogan/Tagline adalah frasa pemasaran yang menarik perhatian dan seringkali bersifat sementara untuk hal tertentu.

“Makna dari slogan atau Tagline Mimika Rumah Kita” dan Motto “Eme Neme Yauware” yang digunakan di Kabupaten Mimika yang mana Slogan: “Mimika Rumah Kita”. Memiliki Makna Slogan ini mengandung pesan persatuan dan inklusivitas. Artinya Mimika adalah tempat tinggal kita bersama, tanpa membedakan suku, agama, ras, atau asal-usul.

Baca Juga :  Kepatuhan Belanja Pemkab Mimika Bakal Diaudit BPK

Melalui slogan atau Tagline ini ada nilai-nilai yang terkandung. Kebersamaan artinya Semua orang yang tinggal di Mimika dianggap sebagai satu keluarga besar.

Toleransi artinya Mengajak untuk saling menghormati antar sesama warga, baik pendatang maupun masyarakat asli.

Cinta daerah artinya menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab bersama terhadap pembangunan Mimika.

Sementara Motto: “Eme Neme Yauware” berasal dari bahasa bahasa daerah: yakni bahasa Kamoro dan Amungme yang merupakan suku asli di Kabupaten Mimika.

Makna secara harfiah:”Mari kita bekerja bersama untuk kebaikan bersama.”Nilai-nilai yang terkandung :

Gotong royong artinya Semua pihak diajak untuk berkontribusi membangun Mimika.

Solidaritas artinya Menekankan bahwa kemajuan hanya bisa dicapai jika dilakukan bersama-sama.

Budaya lokal artinya Motto ini juga merupakan bentuk pelestarian budaya asli Mimika.

Samuel Yogi menerangkan, ungkapan makna utama nilai yang ditekankan Mimika Rumah Kita Mimika milik kita bersama Inklusivitas, persatuan, toleransi.

Baca Juga :  Imigrasi Merauke Tangkap Wisatawan Yang Lecehkan Suku Asmat

Sementara Eme Neme Yauware Mari bekerja bersama demi kebaikan bersama Gotong royong, kerja sama, budaya lokal.

Sederhananya Eme Neme Yauware adalah Identitas Kabupaten Mimika. Sementara Mimika Rumah Kita adalah Slogan atau Tagline yang sewaktu waktu bisa berubah.

Samuel Yogi menyebutkan, “Mimika Rumah Kita” adalah Solgan atau tagline daerah dalam rangka mendukung program Mimika Smart City dan bagian dari visi misi bapak bupati dan bapak wakil bupati.

Kata Samuel Yogi, Honai atau rumah dalam konteks ini adalah milik orang Amungme dan Kamoro yang ditinggal bersama masyarakat dengan berbagai latar belakang budaya, agama, dan suku yang kini hidup berdampingan.

“Semua orang hidup berdampingan di rumah ini. Maka kita semua harus jaga rumah ini bersama. Dengan semangat “Eme Neme Yauware”,”ucapnya.

Samuel Yogi mengajak semua lapisan masyarakat untuk menjaga Honai atau rumah besar ini dengan aman dan damai.

“Mari kita sama sama jaga Honai. Jangan terprovokasi dari pihak lain yang mau menghancurkan kita, mau memecah belah kita. Mari kita hidup berdampingan di Kabupaten Mimika yang tercinta ini,” pungkasnya. (Red)

 

 

Berita Terkait

Plt. Kadiskop dan UMKM Terima Penghargaan Bukti UMKM Mimika Bangkit
SAR Timika Terus Asa Skill Bagi Pegawai
Diskominfo Mimika Sosialisasi Permenkominfo Nomor 4 tahun 2024
Pemkab Mimika Optimis Menjadi Kota Smart City
Brimob Batalyon B Pelopor Sambangi ke Panti Asuhan
Plt. Kadiskop dan UMKM Kunjungi Lapak UMKM Pada Festival Budaya Amungme – Kamoro
Pangdam XVII/Cenderawasih Tutup TMMD ke-126 di Jayawijaya
Disnaker Siapkan RTKD

Berita Terkait

Minggu, 30 November 2025 - 20:19 WIT

Plt. Kadiskop dan UMKM Terima Penghargaan Bukti UMKM Mimika Bangkit

Selasa, 11 November 2025 - 09:49 WIT

SAR Timika Terus Asa Skill Bagi Pegawai

Senin, 10 November 2025 - 23:55 WIT

Diskominfo Mimika Sosialisasi Permenkominfo Nomor 4 tahun 2024

Senin, 10 November 2025 - 23:37 WIT

Pemkab Mimika Optimis Menjadi Kota Smart City

Minggu, 9 November 2025 - 17:13 WIT

Plt. Kadiskop dan UMKM Kunjungi Lapak UMKM Pada Festival Budaya Amungme – Kamoro

Berita Terbaru

Daerah

SAR Timika Terus Asa Skill Bagi Pegawai

Selasa, 11 Nov 2025 - 09:49 WIT

Hukum dan Kriminal

FIM-WP-KPK Gelar Aksi di Kantor DPRK Mimika

Senin, 10 Nov 2025 - 23:43 WIT

Daerah

Pemkab Mimika Optimis Menjadi Kota Smart City

Senin, 10 Nov 2025 - 23:37 WIT