Siswa Magang di Kuala Kencana Tewas Usai Dipukul Pake Palu

- Jurnalis

Rabu, 18 Februari 2026 - 20:11 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIMIKA | Seorang siswa magang bernama Afdal Jaya meninggal dunia pada Selasa (17/2/2026) sore. Korban diduga dipukul oleh pelaku WBKD (32) menggunakan palu di Jalan Elang RT 4 No. 57 Kelurahan Kuala Kencana, Distrik Kuala Kencana, pada Sabtu (14/2/2026)

Korban sempat mendapatkan perawatan medis di RSUD Mimika. Namun pada Selasa (17/2/2026) sore korban dikabarkan meninggal dunia.

Kapolsek Kuala Kencana, AKP Djemy Reinhard saat dikonfirmasi pada Rabu (18/2/2026) mengatakan, pelaku penganiayaan berat tersebut sudah diamankan pada saat kejadian.

“Kita sudah amankan pelaku di hari kejadian. Karena saat menerima laporan personel langsung bergerak cepat,” kata AKP Djemy Reinhard.

Baca Juga :  Kasus Curanmor Meningkat Polisi Minta Masyarakat Waspada

Ditambahkannya, pihaknya masih terus melakukan pendalaman terkait motif penganiayaan yang dilakukan pelaku.

Berdasarkan keterangan saksi, kata Kapolsek, pelaku menganiaya korban menggunakan palu.

Saat kejadian, saksi yang sedang berada dalam kamarnya di lantai 2 mendengar suara teriakan perempuan dari arah lantai 1. Saksi pun bergegas turun dan melihat pelaku sementara menganiaya korban.

“Adik pelaku itu yang jadi saksi, dan melihat langsung pelaku menganiaya korban. Akibat dari penganiayaan itu, korban mengalami luka berat di bagian kepala dan wajah,” terangnya.

Kapolsek menambahkan, pelaku sempat mendapatkan perawatan medis di RSUD Mimika, hingga kemudian dikabarkan meninggal dunia, pada Selasa (17/2/2026) sore.

Baca Juga :  Lakalantas Di Jalan Poros Mapurujaya Korban MD

“Hari ini jenazah korban dimakamkan. Tadi keluarga korban juga mendatangi Polsek Kuala Kencana untuk menanyakan progres penanganan kasus hukum bagi pelaku,” katanya.

Sementara itu, Riska merupakan kakak kandung korban berharap pelaku secepatnya diproses hukum guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Saya tidak mengetahui secara pasti kejadian tersebut, akan tetapi di hari kejadian kami terkejut saat adiknya dianiaya pelaku,” terangnya.

Riska mengaku, tak menyangka adiknya meninggal dunia akibat kejadian itu.

“Saya sangat sedih melihat kondisinya selama dirawat. Namun Tuhan berkehendak lain adik saya sudah telah tiada. Almarhum sudah dimakamkan di TPU Muslim di jalan menuju Bandara lama,” tuturnya.(Red)

Berita Terkait

Polisi Selidiki Kasus Penipuan Loker
Personil Gabungan Gelar Patroli Dialogis di Kwamki Narama
Kapolda Papteng Musnahkan Ribuan Botol Miras
Seorang Dianiaya Menggunakan Sajam
Kasus Curanmor Meningkat Polisi Minta Masyarakat Waspada
Usai Mengikuti Sidang Kode Etik 4 Anggota Polda Papua Tengah Di Pecat
MA Ditemukan Meninggal Dibawah Kolong Kendaraan
Kapolda Kunjungi Warga Korban Penembakan Yang Sedang Dirawat Di RSMM

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:21 WIT

Personil Gabungan Gelar Patroli Dialogis di Kwamki Narama

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:42 WIT

Kapolda Papteng Musnahkan Ribuan Botol Miras

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:45 WIT

Seorang Dianiaya Menggunakan Sajam

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:51 WIT

Kasus Curanmor Meningkat Polisi Minta Masyarakat Waspada

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:42 WIT

Usai Mengikuti Sidang Kode Etik 4 Anggota Polda Papua Tengah Di Pecat

Berita Terbaru

Daerah

Diskop Mimika Berkomitmen Terus Dukung Program Nasional

Senin, 29 Jun 2026 - 21:54 WIT