Gelar Aksi di YPMAK Masyarakat Adat Tuntut PT Freeport

- Jurnalis

Selasa, 17 Juni 2025 - 11:23 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

masyarakat tiga kampung saat gelar aksi

masyarakat tiga kampung saat gelar aksi

TIMIKA | Sejumlah warga yang tergabung dalam Lembaga Masyarakat Adat Kampung Tsinga, Waa Banti, Arwanop (LMA Tsingwarop) menggelar aksi di kantor Yayasan Pengembangan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK), jalan Yos Sudarso, pada Senin (16/6/2025).

Masyarakat dari tiga kampung membentang  spandukk serta melakukan orasi di halaman kantor YPMAK. Mereka menuntut kompensasi dari PT Freeport atas dampak lingkungan.

Kedatangan masyarakat yang dipimpin Ketua LMA Tsingwarop, Arnold Beanal ini menuntut kompensasi dan ganti sebagai pemilik hak ulayat, yang terkena dampak langsung atas operasional pertambangan PT Freeport Indonesia terhadapa tiga kampung diwilayah tersebut.

LMA Tsingwarop menuntut agar PTFI menjelaskan kepada masyarakat pemilik hak ulayat suku Amungme, tentang hasil rapat komisi penilai Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) pusat dan Analisis Dampak Lingkungan (Andal), Rencana Pengelolaan Lingkungan Hidup (RKL) dan Rencana Pemantauan Lingkungan Hidup (RPL) tahun 2023 yang salah satu poinnya memperjelas kewajiban PT Freeport Indonesia mengenai hak-hak ulayat masyarakat dan sosialisasi mekanisme kompensasi.

Baca Juga :  Perayaan Pentahbisan Uskup Timika Berlangsung Selama Tiga Hari

“Kami minta pimpinan datang temui kami di sini dan jelaskan terkait kompensasi dan hak-hak atas rapat komisi penilai AMDAL dan Andal. AMDAL PTFI tahun 2023 penuh kebohongan,” ucap Arnold.

Jika tuntutan ini tidak diselesaikan, kata Arnold maka masalah akan semakin panjang,karena masyarakat akan tutup aktivitas di kantor YPMAK. Karena itu, diharapkan manajemen YPMAK agar berkoordinasi ke manajemen PTFI, supaya bisa hadir dan menjawab tuntutan ini.

Baca Juga :  Prabowo Berikan Seekor Sapi Seberat 800 Kg Bagi Masyarakat Mimika

“Kami akan duduk di tempat ini sampai ada kejelasan dari PTFI, karena penilai AMDAL sudah sepakat untuk memenuhi hak-hak pemilik hak ulayat, akan tetapi sampai saat ini tidak terealisasi,” katanya.

Menanggapi tuntutan ini, Vice President Community Relations PTFI, Engel Enoch menyampaikan, bahwa pihaknya siap menerima aspirasi yang disampaikan LMA Tsingwarop.

“Kehadiran kami di sini, membuktikan bahwa kami siap diskusi,” katanya singkat. (Redaksi)

Berita Terkait

SAR Evakuasi Anak Yang Tenggelam
Dinkes Mimika Gelar Lomba BHD
Kunjungi Kantor Kopdes Merah Putih Atuka, Ari Sihasale : Mari Kita Berkoperasi
Kadiskop Dan UMKM Dampingi Anggota Komite Percepatan Pembangunan Otsus Papua Kunker Ke Mimika
Ketua DPRK Mimika Apresiasi Menteri Koperasi Yang Akan Datang Meresmikan Kopdes Merah Putih Kampung Atuka
Kopdes Merah Putih Kampung Atuka Rampung Dikerjakan, Samuel Yogi : Akan Diresmikan Langsung Oleh Bapak Menteri Koperasi Bulan Maret Nanti
Ketua DPRK Bersama Pimpinan OPD Mengikuti Pesta Adat Karapao
Grand Opening Birdwing Pool dan Cafe Destinasi Baru di Mimika

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 20:22 WIT

SAR Evakuasi Anak Yang Tenggelam

Rabu, 18 Februari 2026 - 20:20 WIT

Dinkes Mimika Gelar Lomba BHD

Selasa, 17 Februari 2026 - 17:15 WIT

Kunjungi Kantor Kopdes Merah Putih Atuka, Ari Sihasale : Mari Kita Berkoperasi

Minggu, 15 Februari 2026 - 11:43 WIT

Ketua DPRK Mimika Apresiasi Menteri Koperasi Yang Akan Datang Meresmikan Kopdes Merah Putih Kampung Atuka

Minggu, 15 Februari 2026 - 11:19 WIT

Kopdes Merah Putih Kampung Atuka Rampung Dikerjakan, Samuel Yogi : Akan Diresmikan Langsung Oleh Bapak Menteri Koperasi Bulan Maret Nanti

Berita Terbaru

Daerah

SAR Evakuasi Anak Yang Tenggelam

Rabu, 18 Feb 2026 - 20:22 WIT

Daerah

Dinkes Mimika Gelar Lomba BHD

Rabu, 18 Feb 2026 - 20:20 WIT

Hukum dan Kriminal

Seorang Penjual Pinang Tewas Ditikam OTK

Rabu, 18 Feb 2026 - 20:19 WIT

Hukum dan Kriminal

Siswa Magang di Kuala Kencana Tewas Usai Dipukul Pake Palu

Rabu, 18 Feb 2026 - 20:11 WIT