Kapendam Cenderawasih Tegaskan Tidak Benar TNI melakukan penembakan di Yalimo

- Jurnalis

Selasa, 16 September 2025 - 11:28 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto : Istimemwah

foto : Istimemwah

JAYAPURA | Kembali OPM menyebarkan berita bohong alias HOAX di Media Sosial (Medsos) dengan narasi bahwa aparat militer Indonesia melakukan penembakan secara brutal terhadap pelajar Papua di SMA Negeri 1 Yalimo mengakibatkan korban jiwa, Selasa (16/9/2025).

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Candra Kurniawan melalui release yang diterima media ini, menegaskan bahwa jelas berita yang disebar oleh OPM adalah HOAX untuk memanaskan situasi, bentuk propaganda dengan tujuan mengadu domba antara TNI dengan masyarakat.

Baca Juga :  Lakalantas Di Jalan Poros Mapurujaya Korban MD

“Tidak benar berita itu, tidak benar Aparat TNI melakukan penembakan, dan tidak benar melakukan pengedropan pasukan ke wilayah Yalimo,” tegasnya

“Aparat keamanan setempat terus melakukan upaya, baik koordinasi, mediasi dan komunikasi agar situasi kembali kondusif. Untuk saat ini upaya tersebut terus dilakukan,” tuturnya.

Kapendam juga berharap dan meminta kepada masyarakat untuk tidak terprovokasi dari pemberitaan HOAX yang sengaja disebar oleh OPM dengan propaganda-propagandanya dengan tujuan menciptakan keresahan dan konflik di tengah kehidupan bermasyarakat.

Baca Juga :  Polisi Sosialisasi Dampak Perundungan dan Bahaya Judol Kepada Siswa

“Aparat TNI di wilayah Yalimo saat ini melakukan tugasnya untuk menjaga kondusifitas wilayah dengan mengedepankan komunikasi dengan semua unsur Forkopimda, sesama aparat dan semua elemen masyarakat,” ucapnya.

“Jangan terhasut dan terprovokasi berita HOAX dari OPM. Mari kita ciptakan rasa aman dan damai di Tanah Papua,”(Red)

Berita Terkait

Polisi Selidiki Kasus Penipuan Loker
Personil Gabungan Gelar Patroli Dialogis di Kwamki Narama
Kapolda Papteng Musnahkan Ribuan Botol Miras
Seorang Dianiaya Menggunakan Sajam
Kasus Curanmor Meningkat Polisi Minta Masyarakat Waspada
Usai Mengikuti Sidang Kode Etik 4 Anggota Polda Papua Tengah Di Pecat
MA Ditemukan Meninggal Dibawah Kolong Kendaraan
Kapolda Kunjungi Warga Korban Penembakan Yang Sedang Dirawat Di RSMM

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:21 WIT

Personil Gabungan Gelar Patroli Dialogis di Kwamki Narama

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:42 WIT

Kapolda Papteng Musnahkan Ribuan Botol Miras

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:45 WIT

Seorang Dianiaya Menggunakan Sajam

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:51 WIT

Kasus Curanmor Meningkat Polisi Minta Masyarakat Waspada

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:42 WIT

Usai Mengikuti Sidang Kode Etik 4 Anggota Polda Papua Tengah Di Pecat

Berita Terbaru

Daerah

Diskop Mimika Berkomitmen Terus Dukung Program Nasional

Senin, 29 Jun 2026 - 21:54 WIT