TIMIKA | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar monitoring realisasi fisik dan keuangan program kegiatan dan sub kegiatan pada Rapat Meja II Tahun 2025 pada, Kamis (11/9/2025).
Kepala Bappeda Mimika, Dr. Ir. Yohana Paliling menyebutkan bahwa monitoring meja dilakukan tiga kali dalam setahun, yakni di awal, pertengahan, dan akhir tahun. Setelah rapat meja ini, agenda akan dilanjutkan dengan Monitoring dan Evaluasi (Monev) ketiga yang direncanakan berlangsung pada November mendatang.
Yohana Paliling mengatakan, hingga September2025 realisasi program fisik Pemerintah Kabupaten Mimika masih rendah.
Ia menyebutkan, rendahnya realisasi program fisik dikarenakan beberapa OPD teknis seperti Dinas Perhubungan dan PUPR memiliki kegiatan fisik yang besar dan masih dalam proses tender.
“Targetnya 60 persen tapi kalau kita lihat OPD teknis seperti Dishub dan PUPR yang program fisiknya besar, sekarang mereka masih proses tender, ada juga yang baru cair uang muka,” ungkapnya.
Ia menerangkan realisasi program fisik ini merupakan realisasi program kerja Tahun 2025 yang berasal dari 66 OPD yaitu Badan, Bagian, Dinas, Distrik, Blud, Inspektorat, Sekwan, dan Setda.
Dikatakan Yohana realisasi program fisik yang kurang dari 50 persen ada sekitar 17 OPD dan 9 Distrik. Yang mana kendala pada umumnya yaitu, distrik di pedalaman dimana operator tidak menginput ke sistem karena jaringan yang tidak mendukung. Oleh karena itu, pihaknya fokus untuk menangani OPD yang realisasinya masih di bawah 50 persen.
“Ada 9 distrik dan saya yakin bukan karena tidak jalan, tetapi karena memang belum meng-input. Bahkan ada realisasi keuangan sudah 78 persen, tetapi fisiknya masih lima persen. Ini yang sekarang kita fokuskan,” pungkasnya. (Red)








