Diskop dan UMKM Gelar Pelatihan Bagi Pelaku Usaha OAP

- Jurnalis

Jumat, 12 September 2025 - 19:08 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIMIKA | Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kabupaten Mimika menggelar  Pelatihan Pengembangan pengelolaan buah pinang bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah untuk Orang Asli Papua (OAP).

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari yakni tanggal 11 -12 September 2025 dilaksanakan di hotel cendrawasih 66. Secara resmi dibuka oleh,Pj. Sekda Kabupaten Mimika,Abraham Kateyau.

Pj. Sekda Abraham dalam sambutannya saat membuka kegiatan tersebut mengatakan buah pinang merupakan salah satu komoditas lokal yang memiliki potensi besar baik dari segi ekonomi maupun sosial budaya masyarakat Papua.

Dikatakan Abraham pinang tidak hanya memiliki nilai tradisi yang melekat erat dalam kehidupan sosial masyarakat, tetapi juga berpeluang besar dikembangkan menjadi usaha produktif  mampu meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha lokal.

Baca Juga :  Pekan Depan Obat Biru Kembali Tersedia

“Untuk itu saya berpesan kepada para pelaku usaha yang hadir, agar dapat mengikuti pelatihan ini dengan baik serta menyerap ilmunya dan dapat mengaplikasikan dalam usaha yang sedang dijalankan,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama Plt. Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Mimika, Samuel Yogi, menyebutkan pentingnya pemberdayaan UMKM bagi masyarakat Orang Asli Papua (OAP).

“Ini merupakan langkah pertama yang telah kami ambil. Pada tahun depan kami akan fokus pada pemberdayaan UMKM khusus untuk OAP,” ucapnya.

Ia mengatakan, bahwa penting untuk mengembalikan Noken dan aksesori tersebut kepada masyarakat Papua agar mereka dapat memanfaatkan produk budaya mereka sendiri. Langkah ini didasarkan pada Peraturan Daerah Nomor 4 dan Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2004 yang mengatur tentang Pemberdayaan UMKM untuk Orang Asli Papua.

Baca Juga :  Kolaborasi Lintas Sektor Cegah Stunting

Hal ini Kata Samuel Yogi  bertujuannya untuk mengembalikan hasil alam yang sesuai dengan karakteristik budaya kepada OAP, sesuai dengan ketentuan dalam peraturan tersebut.

“Pinang dan aksesori merupakan bagian dari warisan budaya yang mesti dikembalikan kepada OAP.  Sementara itu, warga dari Nusantara yang ada di kabupaten Mimika dapat memasarkan produk yang berbeda,” pungkasnya.(Crc)

Berita Terkait

SAR Evakuasi Anak Yang Tenggelam
Dinkes Mimika Gelar Lomba BHD
Kunjungi Kantor Kopdes Merah Putih Atuka, Ari Sihasale : Mari Kita Berkoperasi
Kadiskop Dan UMKM Dampingi Anggota Komite Percepatan Pembangunan Otsus Papua Kunker Ke Mimika
Ketua DPRK Mimika Apresiasi Menteri Koperasi Yang Akan Datang Meresmikan Kopdes Merah Putih Kampung Atuka
Kopdes Merah Putih Kampung Atuka Rampung Dikerjakan, Samuel Yogi : Akan Diresmikan Langsung Oleh Bapak Menteri Koperasi Bulan Maret Nanti
Ketua DPRK Bersama Pimpinan OPD Mengikuti Pesta Adat Karapao
Grand Opening Birdwing Pool dan Cafe Destinasi Baru di Mimika

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 20:22 WIT

SAR Evakuasi Anak Yang Tenggelam

Rabu, 18 Februari 2026 - 20:20 WIT

Dinkes Mimika Gelar Lomba BHD

Selasa, 17 Februari 2026 - 17:15 WIT

Kunjungi Kantor Kopdes Merah Putih Atuka, Ari Sihasale : Mari Kita Berkoperasi

Minggu, 15 Februari 2026 - 11:43 WIT

Ketua DPRK Mimika Apresiasi Menteri Koperasi Yang Akan Datang Meresmikan Kopdes Merah Putih Kampung Atuka

Minggu, 15 Februari 2026 - 11:19 WIT

Kopdes Merah Putih Kampung Atuka Rampung Dikerjakan, Samuel Yogi : Akan Diresmikan Langsung Oleh Bapak Menteri Koperasi Bulan Maret Nanti

Berita Terbaru

Daerah

SAR Evakuasi Anak Yang Tenggelam

Rabu, 18 Feb 2026 - 20:22 WIT

Daerah

Dinkes Mimika Gelar Lomba BHD

Rabu, 18 Feb 2026 - 20:20 WIT

Hukum dan Kriminal

Seorang Penjual Pinang Tewas Ditikam OTK

Rabu, 18 Feb 2026 - 20:19 WIT

Hukum dan Kriminal

Siswa Magang di Kuala Kencana Tewas Usai Dipukul Pake Palu

Rabu, 18 Feb 2026 - 20:11 WIT