TIMIKA | Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika tahun 2026 mengalokasikan anggaran sebesar 3 Milliar untuk persiapan memasuki sekolah Kedinasan bagi pelajar lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kabupaten Mimika.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika, Antonius Welerubun mengatakan dana tersebut diperuntukan bagi anak -anak yang ini mengikuti sekolah kedinas melalui program Bimbingan Belajar (Bimbel).
“Ada ada dananya di kami (Dinas Pendidikan, Red) sebanyak 3 milliar untuk sekolah kedinasan,”ungkap Anton pada Kamis (30/4/2026).
Ia menerangkan, anggaran tersebut akan dialokasi melalui program bimbingan belajar bagi anak-anak kelas XI yang kemudian mereka bisa mengikuti ujian masuk sekolah kedinasan di tahun depan.
“Kami sudah sepakat dengan teman -teman di kantor. Kami akan melakukan bimbingan belajar untuk anak -anak Sekolah Menengah Atas (SMA) kelas 2, sehingga mereka bisa siap di ujian sekolah kedinasan tahun depan,” tuturnya.
Ia menrangkan, terkait dengan bimbel tersebut akan difokuskan pada anak-anak Suku Amungme dan Suku Kamoro.
“Hanya saja kita akan lebih memprioritaskan Amungme dan Kamoro, karena setiap daerah sudah ada porsi -porsinya. Setelah itu baru kita ambil lima suku kekerabatan dan papua lain,” jelasnya.
Ia menuturkan, sebenarnya inilah yang menjadi dilematis. Sesungguhnya setiap daerah mereka punya dana Otonomi Khusus (Otsus) ada. Termasuk programAfirmasi Pendidikan Tinggi (ADik) karena setiap daerah pasti ada. Pasti ada kebijakan tertentu disetiap daerah logika seperti itu.
“Untuk di Mimika kita akan lebih memprioritaskan anak -anak Amungme dan Kamoro, karena setiap daerah sudah ada porsi -porsinya. Setelah itu baru kita ambil lima suku kekerabatan dan Papua lain,”ucapnya.
Dikatakan Anton bahwa Bimbel tersebut akan dilaksanakan tahun ini. Guna menyiapkan anak -anak mengikuti test sekolah kedinasan di tahun depan.
“Bimbelnya di tahun ini cuman untuk waktu pelaksanaan ini yang kita lagi diskusikan. Kita akan berkoordinasi dengan pihak profesional untuk melaksanakan bimbel tersebut,”ungkapnya.
Perlu diketahui sejumlah sekolah kedinasan yang menjadi peluang bagi anak di masa depan.
PKN STAN (Politeknik Keuangan Negara STAN) – Kementerian Keuangan, IPDN (Institut Pemerintahan Dalam Negeri) Kementerian Dalam Negeri.
STIN (Sekolah Tinggi Intelijen Negara) – Badan Intelijen Negara.
STMKG (Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika) – BMKG.
Polstat STIS (Politeknik Statistika STIS) – Badan Pusat Statistik.
POLTEK SSN (Politeknik Siber dan Sandi Negara) – BSSN. Poltekip & Poltekim – Kemenkumham (Politeknik Ilmu Pemasyarakatan & Imigrasi). Sekolah Kedinasan Kemenhub – Berbagai politeknik dan akademi (darat, laut, udara). (Red)








