Front Rakyat Papua Gelar Aksi di DPRK Sampaikan Sejumlah Tuntutan

- Jurnalis

Selasa, 7 April 2026 - 14:59 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIMIKA | Ratusan masyarakat yang tergabung dalam Front Rakyat Papua di Kabupaten Mimika melakukan aksi damai ke gedung DPRK Mimika, Rabu (7/4/2026).

Aksi damai tersebut dipimpin koordinator lapangan (Korlap) Umum, Onan Kobogau, massa memulai aksi dengan melakukan long march dari Timika Indah dan pasar SP2  menuju gedung DPRK sambil membentangkan spanduk dan orasi.

“Front Rakyat Papua Timika, tutup PT Freeport Indonesia (PTFI) sebagai dalang penindasan di tanah Papua,” tulisan pada spanduk yang dibawa dalam aksi ini.

Selain  desakan menutup PT Freeport Indonesia,pada spanduk juga tertulis seruan untuk melawan Investasi dan Militerisme. Bukan hanya itu, massa juga menuntut agar kembalikan Otonomi Khusus (Otsus) ke pusat, serta bubarkan Majelis Rakyat Papua (MRP).

Baca Juga :  Lapas usulkan 104 warga binaan dapat remisi

“Kami mohon DPRK terima dan bahas khusus seluruh aspirasi kami ini. Kami bidang tertindas. Tutup PTFI, bubarkan MRP dan kembalikan Otsus ke pusat,karena tidak ada gunanya dan hanya merugikan kami rakyat Papua,” ujar Onan dalam orasinya dihadapan Ketua DPRK Mimika, Primus Natikapereyau yang didamping oleh sejumlah anggota DPRK.

Desakan yang sama juga disampaikan perwakilan tokoh Perempuan, Fransisca Pinimet. Menurutnya, PTFI harus ditutup dan Otsus dikembalikan ke pusat,karena tidak memberi dampak baik bagi OAP.

“Otsus dikembalikan saja, PTFI tutup, investasi tidak boleh ada,karena semuanya hanya merugikan kami,” tegas Fransisca.

Aksi tersebut berlangsung hingga pukul 13.08 WIT dihalaman kantor DPRK mimika. Kemudian massa Front Rakyat Papua serahkan aspirasi tertulis kepada DPRK Mimika.

Baca Juga :  Merekam Jejak Mimika Dalam Bingkai Fotografi

Ketua DPRK Mimika, Primus Natikapereyau dihadapan masa aksi menyampaikan apresiasi kepada massa Front Rakyat Papua yang menyuarakan ketidak adilan yang dirasakan. Catatan uang yang telah disampaikan akan kami terima, kawal dan dibahas ke tingkat yang lebih tinggi. Suara masyarakat kecil melalui Front Rakyat Papua tentunya karena tidak ingin terus-terus ditindas oleh ketidak adilan.

“Ini luar biasa. Sangat tepat saudara dan saudari datang ke sini, karena ini rumah kalian. Kami berterima dan siap kawal semua aspirasi ini ke pusat,” pungkasnya.(Red)

Berita Terkait

Angel Awom, Putri Muda Papua Tengah yang Siap Berlaga di Miss Bintang Indonesia Nasional
DEKOPIN Pusat Apresiasi Keseriusan Samuel Yogi Memajukan Koperasi
DPC BMP RI Puncak Jaya Sukses Gelar Jalan Sehat Kebangsaan, Perkuat Sinergitas Komponen Bangsa
Diskop Mimika Berkomitmen Terus Dukung Program Nasional
Tiba Di Deli Serdang, Melisa Howay Masuk Grand Final Putri Otonomi Indonesia
Pemkab Mimika Damaikan Dua Kelompok Warga Yang Bertikai
PUPR Alokasikan Anggaran 5 Milliar Perbaiki Ruas Jalan Hasanudin
Dinsos Koordinasi Lintas Sektor Bahas Penanangan Anak Terlantar

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 06:53 WIT

Angel Awom, Putri Muda Papua Tengah yang Siap Berlaga di Miss Bintang Indonesia Nasional

Jumat, 17 Juli 2026 - 06:49 WIT

DEKOPIN Pusat Apresiasi Keseriusan Samuel Yogi Memajukan Koperasi

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:35 WIT

DPC BMP RI Puncak Jaya Sukses Gelar Jalan Sehat Kebangsaan, Perkuat Sinergitas Komponen Bangsa

Senin, 29 Juni 2026 - 21:54 WIT

Diskop Mimika Berkomitmen Terus Dukung Program Nasional

Senin, 29 Juni 2026 - 10:11 WIT

Tiba Di Deli Serdang, Melisa Howay Masuk Grand Final Putri Otonomi Indonesia

Berita Terbaru

Daerah

Diskop Mimika Berkomitmen Terus Dukung Program Nasional

Senin, 29 Jun 2026 - 21:54 WIT