Dinsos Koordinasi Lintas Sektor Bahas Penanangan Anak Terlantar

- Jurnalis

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:28 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIMIKA | Dinas Sosial Kabupaten Mimika memperkuat koordinasi lintas sektor untuk meningkatkan penanganan anak terlantar di Kabupaten Mimika. Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Grand Tembaga pada Senin (22/6/2026).

Upaya itu dilakukan dilakukan Dinas Sosial melalui pertemuan yang melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah, pemerintah distrik, kelurahan, dan kader anak.

Sekretaris Dinas Sosial Mimika, Emelia Samaran menyebutkan penanganan anak terlantar memerlukan keterlibatan berbagai pihak karena persoalan yang dihadapi anak-anak tersebut umumnya dipengaruhi faktor ekonomi, perceraian orang tua, hingga masalah sosial lainnya.

“Anak-anak terlantar adalah tanggung jawab bersama. Mereka harus dapat dijangkau, diidentifikasi, serta memperoleh pembinaan dan pendampingan yang layak,” ucapnya.

Pertemuan itu dihadiri perwakilan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Kesehatan, pemerintah distrik, lurah, dan kader anak yang selama ini terlibat dalam pendampingan anak-anak rentan di masyarakat.

Baca Juga :  Sukacita Natal PKB GKI Ora Et Labora: Allah Hadir Menyelamatkan Keluarga

Dalam forum tersebut, Dinas Kesehatan menyatakan kesiapan mendukung penanganan anak terlantar melalui layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi anak yang membutuhkan penanganan medis.

Dinas Sosial juga berencana menerbitkan Surat Keputusan (SK) bagi kader anak untuk memperkuat legalitas mereka dalam melakukan pendataan dan pendampingan di lapangan.

Menurut Emelia, kader anak memiliki peran penting sebagai penghubung antara pemerintah dan masyarakat dalam menjangkau anak-anak yang membutuhkan bantuan. Selama ini, kata dia, para kader bekerja secara sukarela tanpa menerima honorarium, namun tetap aktif melakukan pendampingan dan pelaporan kepada Dinas Sosial.

Baca Juga :  Bupati Mimika Akan Rampingkan Sejumlah OPD

Ia menerangkan, berdasarkan data Dinas Sosial Mimika, terdapat 205 anak terlantar yang telah terdata dan terverifikasi. Namun, dalam pertemuan tersebut muncul laporan dari salah satu distrik yang menyebut jumlah anak terlantar mencapai lebih dari 7.000 anak.

Perbedaan data itu akan ditindaklanjuti melalui proses sinkronisasi dan verifikasi bersama seluruh pihak terkait. Emelia menilai akurasi data menjadi faktor penting agar program dan intervensi pemerintah dapat berjalan tepat sasaran.

“Kami akan mencocokkan seluruh data yang ada. Yang terpenting, setiap anak terlantar harus mendapatkan perhatian dan penanganan sesuai amanat undang-undang,” pungkasnya.(Red)

 

Berita Terkait

Angel Awom, Putri Muda Papua Tengah yang Siap Berlaga di Miss Bintang Indonesia Nasional
DEKOPIN Pusat Apresiasi Keseriusan Samuel Yogi Memajukan Koperasi
DPC BMP RI Puncak Jaya Sukses Gelar Jalan Sehat Kebangsaan, Perkuat Sinergitas Komponen Bangsa
Diskop Mimika Berkomitmen Terus Dukung Program Nasional
Tiba Di Deli Serdang, Melisa Howay Masuk Grand Final Putri Otonomi Indonesia
Pemkab Mimika Damaikan Dua Kelompok Warga Yang Bertikai
PUPR Alokasikan Anggaran 5 Milliar Perbaiki Ruas Jalan Hasanudin
Dinas Perijinan Perketat Penerbitan Izin Usaha

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 06:53 WIT

Angel Awom, Putri Muda Papua Tengah yang Siap Berlaga di Miss Bintang Indonesia Nasional

Jumat, 17 Juli 2026 - 06:49 WIT

DEKOPIN Pusat Apresiasi Keseriusan Samuel Yogi Memajukan Koperasi

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:35 WIT

DPC BMP RI Puncak Jaya Sukses Gelar Jalan Sehat Kebangsaan, Perkuat Sinergitas Komponen Bangsa

Senin, 29 Juni 2026 - 21:54 WIT

Diskop Mimika Berkomitmen Terus Dukung Program Nasional

Senin, 29 Juni 2026 - 10:11 WIT

Tiba Di Deli Serdang, Melisa Howay Masuk Grand Final Putri Otonomi Indonesia

Berita Terbaru

Daerah

Diskop Mimika Berkomitmen Terus Dukung Program Nasional

Senin, 29 Jun 2026 - 21:54 WIT