TIMIKA | Plt.Kepala Distrik Agimuga, Arianus Katagame berharap agar pemerintah daerah dapat membuka sekolah berpola asrama di Distrik Agimuga.
Dikatakan Arianus dengan adanya sekolah berpola asrama di Agimuga, maka anak-anak akan lebih fokus untuk bersekolah dan lebih mudah juga dalam hal pengawasan terhadap anak-anak tersebut.
Ia menerangkan, saat ini Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Distrik Agimuga itu menampung anak-anak dari empat Distrik yakni, Distrik Agimuga, Distrik Jita, Distrik Jila dan Distrik Alama.
“Kita berharap apabila ada sekolah berpola asrama di Agimuga itu dapat menampung anak-anak yang berada di bagian Timur Mimika,” ungkap Arianus saat ditemui di kantor DPRK Mimika, pada Selasa (17/3/2026).
Ia mengatakan, pembangunan sekolah berpola asrama di Agimuga sebagai bentuk investasi Sumberdaya Manusia (SDM) untuk generasi kedepan. Dengan adanya sekolah berpola asrama ini anak -anak akan lebih fokus belajar dan pengawasan terhadap mereka juga lebih mudah.
“Karena anak-anak ini datang dari kampung -kampung yang tersebar di empat Distrik. Dan sampai disana mereka juga harus tinggal dengan keluarga, sehingga akan mempengaruhi fokus belajar mereka,” ucapnya.
Ia menuturkan, selama ini anak-anak dari Distrik Agimuga dan Distrik sekitarnya itu kebanyakan mereka melanjutkan SMP dan SMA di Kota (Timika). Hal ini tentunya akan sangat berat bagi mereka, karena mereka butuh penyesuaian dengan lingkungan yang baru. Selain itu mereka juga dipengaruhi oleh lingkungan sosial di kota. Bahkan ada juga yang sampai disini mereka numpang tinggal dengan keluarga. Hal itu membuat mereka tidak fokus untuk belajar.
“Jadi yang bersamalah selama ini sebenarnya itu, anak -anak yang datang dari kampung kampung ini untuk bersekolah di kota. Terus mereka harus penyesuaian dengan lingkungan baru dengan situasi sosial yang berbeda. Serta mereka juga harus menumpang tinggal di rumah keluarga. Hal itu yang mesti kita pikir dan perhatikan bersama,”terangnya.
Ia menyebutkan,bebarapa factor penyebab tersebut, sehingga konsentrasi belajar dari anak -anak terganggu. Dan akhirnya mereka ini tidak fokus belajar dan memilih Kembali ke kampung.
“Harusnya di Agimuga itu ada sekolah berpola Asrama, agar bisa ditempati anak-anak yang datang dari kampung – kampung ini. Selain itu pengawasan terhadap mereka juga akan lebih mudah. Dan orang tua mereka kalau mau datang lihat anak-anak itu aksesnya tidak terlalu jauh dan biaya perjalanan tidak terlalu mahal.
“Jadi kita mau itu agar sekolah di Agimuga bisa berpola asrama. Sehingga mereka bisa mandiri. Khusus untuk menampung anak-anak di bagian Timur Mimika. Ini bagian dari investasi SDM masa depan generasi kita,” Pungkasnya.(Red)









