TIMIKA | Ketua DPRK Mimika, Primus Natikapereyau dan Kepala Dinas koperasi dan UMKM Kabupaten Mimika, Samuel Yogi serta sejumlah pimpinan OPD lainnya menghadiri acara pesta adat Karapao di Kampung Atuka Distrik Mimika Tengah. Pesta adat Karapao berlangsung di RT 5 Kampung Atuka yang dihadiri oleh Ratusan Masyarakat pada Sabtu (14/2/2026).
Turut hadir dalam pest adat Karapao tersebut, Ketua DPRK Mimika, Primus Natikapereyau, Kadiskop dan UMKM, Samuel Yogi, Kepala Dinas PTSP Mimika, Marselinus Mamaeyau, Perwakilan MRP Provinsi Papua Tengah, Thomas Mutaweyao dan Kabag Humas Pemkab Mimika, Moses Yarangga.
Pesta Karapao tersebut diawali dengan pemasangan patung Mbitoro. Pemasangan patung Mbitoro merupakan ritual sakral inisiasi remaja, di mana patung dari kayu bakau diukir, dimantrai oleh tua adat, dan diarak sebelum didirikan di depan bangunan adat Karapao untuk melambangkan kehadiran dan perlindungan roh leluhur.
Ketua DPRK Mimika, Primus Natikapereyau mengatakan pemasangan patung Mbitoro di Kampung Atuka dan harapan kedepannya dinas untuk mendukung acara adat dimanapun di Kabupaten Mimika ini.
Dikatakn Primus bahwa ini merupakan pesta budaya yang diwariskan oleh leluhur dan sekiranya dapat diekspos agar Masyarakat luar bisa mengatahui budaya diwilayah sini.
“Saya berpesan agar masyarakat dapat menjalankan budaya ini dengan baik, serta tidak menciptakan hal negative selama pelaksanaan pesta adat ini. Serta tridak mengkonsumsi Miras selama pelaksanaan acara berlangsung” ungkapnya.
Dikesempatan yang sama, Kepala Diskop dan UMKM, Samuel Yogi yang turut hadir dalam acara tersebut berkesempatan untuk naik ke patung Mbitoro yang diarak oleh masyarakat serta berkesempatan memberikan sambutan dan semangat bagi masyarakat Atuka selama pelaksanaan pesta karapao.
Selain Samuel Yogi, sejumlah pejabat yang hadir juga berkesempatan untuk naik ke patung Mbitoro.
Dalam kesempatan tersebut dirinya menegaskan bahwa ada tiga hal penting yang menjadi fundasi bagi generasi selanjutnya yakni Agama, Adat dan Pendidikan. Tiga point ini sangat penting untuk anak cucu kedepannya.
Ia mengatakan, pesta adat Karapao ini merupakan warisan leluhur yang harus dijaga dan dirawat dengan baik. Ini merupakan identitas adat suatu wilayah.
Sebagai mantan Kepala Distrik Mimika Tengah Samuel Yogi kehadiran Samuel Yogi diapresiasi oleh Masyarakat Atuka. (Red)







