Kepala Bappeda Sebut Program Wajib Menyentuh Masyarakat : Dana Padat Karya Capai Rp 43 Miliar

- Jurnalis

Rabu, 25 Juni 2025 - 16:00 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bappeda Mimika, Yohana Paliling

Kepala Bappeda Mimika, Yohana Paliling

TIMIKA | Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan (Bappeda) Mimika,Yohana Paliling menyebutkan total padat karya untuk 18 Distrik tahun anggaran 2025 mencapai Rp 43 miliar.

Kepala Beppeda Mimika, Yohana Paliling  saat ditemui di Kantor DPR Kabupaten Mimika pada Rabu Rabu (25/6/2025) menyebutkan berdasarkan petunjuk teknis (Juknis) dana tersebut ditransfer langsung ke rekening masing-masing distrik,dengan pembagiannya Rp 3 miliar untuk seluruh distrik di pegunungan dan pesisir,sedangkan untuk 6 distrik dalam wilayah kota mendapatkan Rp 1 miliar.

“Total padat karya tahun ini Rp 43 miliar,untuk pesisir dan pegunungan disalurkan masing tiga miliar,sedangkan yang dalam kota dapat satu miliar,” ucapnya.

Baca Juga :  Imigrasi Merauke Tangkap Wisatawan Yang Lecehkan Suku Asmat

Ia menerangkan, Monitoring dan evaluasi (Monev) untuk pengelolaan dana padat karya tahun 2024 sudah dilakukan,sehingga dokumentasi dari semua distrik lengkap. Dari hasil monev, bisa dinilai bahwa dampak dana padat   karya sangat positif untuk meningkatkan pembangunan yang benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat di kampung-kampung.

“Monev tahun 2024 berjalan lancar dan bisa dibilang sangat positif sekali manfaat padat karya ini,” tuturnya.

Baca Juga :  Kerja Dinas Tak Cukup Tanpa Kesadaran Kita : Dalam Mengatasi Persoalan Sampah

Berdasarkan juknisnya, Kata Yohana pengelolaan padat karya itu memiliki ketentuan,dengan regulasi pengadaan barang dan jasa,serta dimonitoring oleh APIP. Karena itu,jika ditemukan kesalahan teknis administrasi di lapangan,maka tetap menjadi temuan. Karena itu diharapkan, pengelolaan dana padat karya harus benar-benar untuk kepentingan masyarakat,sehingga tidak menjadi temuan saat audit BPK.

“Padat karya ini dianggarkan sesuai dengan kebutuhan masing-masing distrik,tapi pengelolaannya harus ikuti regulasinya supaya tidak ada temuan,” Pungkasnya.(Red)

 

 

Berita Terkait

Masyarakat OAP Tuntut Pengelolahan Besi Tua PTFI
APDESI Mimika Pertanyakan Keterlambatan Pembayaran Gaji
DP3AP2KB Gelar Sosialiasi Pemenuhan Hak Anak
P3AP2KB Gelar Pelatihan Pengelolahan Pangan Lokal
Awal Juni Harga Pertamax Turbo Naik
SD Inpres Timika II Terus Berinovasi, Siswa Semakin Kreatif
Kadsiskop Dan UMKM Kagum Melihat Kreatifitas Siswa SD Inpres Timika II
Kadiskop Dan UMKM Mimika Hadiri Secara Daring Launching 1.061 Titik KDKMP Oleh Presiden Prabowo

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 12:52 WIT

Masyarakat OAP Tuntut Pengelolahan Besi Tua PTFI

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:20 WIT

APDESI Mimika Pertanyakan Keterlambatan Pembayaran Gaji

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:25 WIT

DP3AP2KB Gelar Sosialiasi Pemenuhan Hak Anak

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:23 WIT

P3AP2KB Gelar Pelatihan Pengelolahan Pangan Lokal

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:45 WIT

Awal Juni Harga Pertamax Turbo Naik

Berita Terbaru

Daerah

Masyarakat OAP Tuntut Pengelolahan Besi Tua PTFI

Kamis, 4 Jun 2026 - 12:52 WIT

Daerah

APDESI Mimika Pertanyakan Keterlambatan Pembayaran Gaji

Kamis, 4 Jun 2026 - 10:20 WIT

Daerah

DP3AP2KB Gelar Sosialiasi Pemenuhan Hak Anak

Rabu, 3 Jun 2026 - 20:25 WIT

Daerah

P3AP2KB Gelar Pelatihan Pengelolahan Pangan Lokal

Rabu, 3 Jun 2026 - 20:23 WIT

Daerah

Awal Juni Harga Pertamax Turbo Naik

Selasa, 2 Jun 2026 - 12:45 WIT