TIMIKA | Pemerintah Distrik Kwamki Narama menggelar kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) Tahun 2026.
Musrenbang tersebut menghasilkan 167 usulan program yang meliputi program prioritas mulai dari infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan.
Kepala Distrik Kwamki Narama, Edwin Hanuebi, dalam laporannya menyampaikan bahwa, pelaksanaan Musrenbang merupakan bagian penting dari proses perencanaan pembangunan daerah. Melalui forum ini diharapkan perencanaan pembangunan yang dihasilkan dapat benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung pembangunan daerah yang lebih merata.
Sementara itu, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Viron Balinol Mom, dalam sambutannya mengatakan bahwa, pemerintah kabupaten terus mendorong pembangunan yang inklusif di seluruh wilayah Mimika, termasuk Distrik Kwamki Narama yang dinilai memiliki berbagai potensi untuk dikembangkan.
Meskipun pembangunan terus berjalan, namun menurutnya masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu dihadapi bersama. Beberapa di antaranya terkait keterbatasan akses pendidikan, layanan kesehatan, penguatan kebijakan ekonomi masyarakat, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.
Melalui perencanaan pembangunan daerah tahun 2026, Viron mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mendukung sejumlah prioritas pembangunan.
Di antaranya memastikan skala prioritas program yang tepat sasaran, mengoptimalkan potensi lokal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya percepatan pembangunan infrastruktur guna membuka akses wilayah serta memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan.
“Pembangunan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan kerja bersama antara pemerintah dan masyarakat,” katanya.
Musrenbang tersebut dibuka oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Viron Balinol Mom didampingi Kepala Bappeda Yohana Paliling, Kepala Distrik Kwamki Narama Edwin Hanuebi, serta undangan lainnya.(Red)







