TIMIKA | Seorang pemuda berinisial FA menjadi korban penganiayaan menggunakan senjata tajam di kawasan Kompleks Pasar Gorong-gorong Distrik Mimika Baru, pada Rabu (11/2/2026) malam.
Korban yang diketahui bekerja sebagai petugas kebersihan di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Mimika saat ini menjalani perawatan di Instalasi Rawat Darurat (IRD) RSUD Kabupaten Mimika.
Berdasarkan keterangan korban, peristiwa tersebut berawal sekitar pukul 21.00 WIT. Ketika ia bersama rekannya berinisial MS sedang bermain HP di depan salah satu kios.
Tak lama berselang, seorang pemuda diduga dalam pengaruh minuman keras melintas dan memperhatikan keduanya.
Pada saat itu, korban pun sempat menegur pelaku dengan mengatakan, “Ko perhatikan apa,” namun tidak mendapat respons.
Kemudian pelaku sempat berjalan menuju rumahnya yang berada di lorong samping kios tersebut.
Selanjutnya pelaku kembali dan diduga hendak melakukan pemukulan terhadap korban namun FA lebih dulu memukulnya sebanyak dua kali.
Pelaku kemudian lari ke rumahnya untuk mengambil sebilah parang. Dan selanjutnya menuju ke arah korban untuk melakukan penyerangan, korban berusaha menangkis menggunakan sebatang kayu berukuran sekitar 5×5 sentimeter sepanjang kurang lebih dua meter. Namun kayu tersebut patah setelah terkena tebasan pertama.
Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka serius yaitu jari telunjuk kiri hampir putus, luka di atas alis dan pipi kiri, luka di lengan serta siku kiri dan luka di bagian atas pinggul kiri.
Sekitar pukul 21.30 WIT, korban dibawa ke RSUD Mimika untuk mendapatkan penanganan medis.
Kapolsek Mimika Baru, AKP Mattinetta saat dikonfirmasi pada Kamis (12/2/2026) membenarkan kejadian tersebut.
“Betul kejadiannya tadi malam dan korban sudah dibawa ke RSUD untuk penanganan lebih lanjut. Sementara itu, identitas pelaku masih dalam penyelidikan,” tuturnya. (Redaksi)







