TIMIKA | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kabupaten Mimika 2027. Kegiatan secara resmi dibuka loleh Bupati Mimika Johannes Rettob didampingi Pj Sekda Mimika Abraham Kateyau, kepala Bappeda Mimika, perwakilan Pemrov Papua Tengah para Pimpinan OPD di Pemkab Mimika yang berlangsung di Aula Bappeda pada, Senin (30/3/2026).
Musrenbang) RKPD Kabupaten Mimika 2027 mengusung tema akselerasi ekonomi kerakyatan berbasis potensi lokal, penguatan UMKM, serta digitalisasi layanan publik.
Bupati Mimika, John, dalam arahannya menyampaikan akan mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Mimika agar menyusun program pembangunan tahun 2027 berdasarkan kebutuhan masyarakat, bukan sekadar keinginan OPD.
Bahwa proses perencanaan pembangunan kata Bupati John dilakukan secara berjenjang, mulai dari Musrenbang tingkat kecamatan hingga kabupaten, yang selanjutnya akan dibahas bersama pemerintah provinsi yang dijadwalkan pada tanggal 7 April 2026 dan diteruskan ke tingkat nasional.
“Program yang kita susun harus benar-benar prioritas dan menjawab kebutuhan masyarakat. Jangan membuat program berdasarkan keinginan OPD, tetapi berdasarkan apa yang dibutuhkan masyarakat,” ucapnya.
Kat Bupati John, Kabupaten Mimika memiliki potensi besar dari sisi sumber daya alam dan keberagaman budaya yang harus dikelola dengan baik melalui perencanaan yang tepat. Pengembangan pariwisata secara berkelanjutan yang dapat memberikan multi efek peningkatan ekonomi baik bagi jasa transportasi, perhotelan dan lain-lain.
“Tujuan pembangunan adalah meningkatkan kualitas hidup masyarakat, seperti masyarakat yang cerdas, sehat, aman, dan Sejahtera. Kalau masyarakat sehat, cerdas, dan aman, maka aktivitas ekonomi akan berjalan dengan baik,” tuturnya.
Bupati John menerangkan, pertumbuhan ekonomi di Mimika menunjukkan tren positif, salah satunya terlihat dari peningkatan jumlah usaha kecil yang kini sesuai data sebanyak 8.500 unit usaha. Oleh karena itu, pemerintah akan terus mendorong pengembangan UMKM agar memiliki nilai tambah dan mampu bersaing, termasuk melalui pemanfaatan platform digital Tokopedia.
“Produk-produk lokal seperti noken dan olahan buah merah sudah menembus pasar luar negeri. Noken sudah masuk pasar Belanda dan Amerika. Buah merah dikirim ke negara Chili. Ini harus terus kita dorong,” katanya.
Bupati John menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, provinsi, hingga pusat dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.
“Program pembangunan harus disinergikan, baik melalui APBD kabupaten, provinsi, maupun APBN, sehingga pelaksanaannya tepat sasaran dan berkelanjutan,” jelasnya.
Bupati John berharap melalui forum Musrenbang ini dapat dihasilkan program-program prioritas yang benar-benar sesuai aspirasi masyarakat baik yang disampaikan melalui DPRK Mimika agar mampu menjawab permasalahan pembangunan di daerah.(Red)







