TIMIKA | Ratusan masyarakat yang tergabung dalam Front Rakyat Papua di Kabupaten Mimika melakukan aksi damai ke gedung DPRK Mimika, Rabu (7/4/2026).
Aksi damai tersebut dipimpin koordinator lapangan (Korlap) Umum, Onan Kobogau, massa memulai aksi dengan melakukan long march dari Timika Indah dan pasar SP2 menuju gedung DPRK sambil membentangkan spanduk dan orasi.
“Front Rakyat Papua Timika, tutup PT Freeport Indonesia (PTFI) sebagai dalang penindasan di tanah Papua,” tulisan pada spanduk yang dibawa dalam aksi ini.
Selain desakan menutup PT Freeport Indonesia,pada spanduk juga tertulis seruan untuk melawan Investasi dan Militerisme. Bukan hanya itu, massa juga menuntut agar kembalikan Otonomi Khusus (Otsus) ke pusat, serta bubarkan Majelis Rakyat Papua (MRP).
“Kami mohon DPRK terima dan bahas khusus seluruh aspirasi kami ini. Kami bidang tertindas. Tutup PTFI, bubarkan MRP dan kembalikan Otsus ke pusat,karena tidak ada gunanya dan hanya merugikan kami rakyat Papua,” ujar Onan dalam orasinya dihadapan Ketua DPRK Mimika, Primus Natikapereyau yang didamping oleh sejumlah anggota DPRK.
Desakan yang sama juga disampaikan perwakilan tokoh Perempuan, Fransisca Pinimet. Menurutnya, PTFI harus ditutup dan Otsus dikembalikan ke pusat,karena tidak memberi dampak baik bagi OAP.
“Otsus dikembalikan saja, PTFI tutup, investasi tidak boleh ada,karena semuanya hanya merugikan kami,” tegas Fransisca.
Aksi tersebut berlangsung hingga pukul 13.08 WIT dihalaman kantor DPRK mimika. Kemudian massa Front Rakyat Papua serahkan aspirasi tertulis kepada DPRK Mimika.
Ketua DPRK Mimika, Primus Natikapereyau dihadapan masa aksi menyampaikan apresiasi kepada massa Front Rakyat Papua yang menyuarakan ketidak adilan yang dirasakan. Catatan uang yang telah disampaikan akan kami terima, kawal dan dibahas ke tingkat yang lebih tinggi. Suara masyarakat kecil melalui Front Rakyat Papua tentunya karena tidak ingin terus-terus ditindas oleh ketidak adilan.
“Ini luar biasa. Sangat tepat saudara dan saudari datang ke sini, karena ini rumah kalian. Kami berterima dan siap kawal semua aspirasi ini ke pusat,” pungkasnya.(Red)







