Pemkam Nawaripi Sebut Polemik Kepsek SD Inpres Nawaripi Berdampak Pada Aktifitas Belajar Siswa

- Jurnalis

Selasa, 5 Agustus 2025 - 10:17 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIMIKA | Polemik jabatan Kepala Sekolah di SD Inpres Nawaripi mendapat tanggapan serius dari Kepala Kampung Nawaripi, Norman Ditubun.

Kata Norman, dirinya tidak mempersoalkan siapa pun yang ditunjuk oleh Dinas Pendidikan, asalkan sosok tersebut mampu beradaptasi dengan masyarakat adat Nawaripi dan mengedepankan kepentingan pendidikan anak-anak asli setempat.

“Kami terbuka saja siapa yang ditunjuk, tapi yang penting bisa merangkul anak-anak asli Nawaripi agar mereka mau bersekolah di SD Inpres. Karena faktanya, saat ini hampir tidak ada anak-anak asli yang bersekolah di sana,” ungkap Norman pada Selasa (4/8/2025)

Baca Juga :  Perayaan Nyepi Tahun 2026 Berlangsung Meriah

Norman mengaku prihatin dengan konflik yang belakangan terjadi akibat dualisme kepemimpinan di sekolah tersebut.

Norman menyebut adanya dua kepala sekolah, yakni satu yang memiliki Surat Keputusan (SK) dari Bupati dan satu lagi yang ditunjuk oleh Kepala Dinas Pendidikan melalui nota dinas telah menimbulkan kegaduhan hingga berdampak pada kondisi psikologis siswa.

“Saya lihat video yang beredar di media sosial, ada guru yang teriak-teriak di depan murid. Itu sangat tidak pantas dan mengganggu mental anak-anak,” ucapnya.

Menurut Norman, sekolah seharusnya menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi anak-anak dalam menimba ilmu. Namun, yang terjadi justru sebaliknya, karena konflik internal di kalangan guru menciptakan suasana belajar yang tidak kondusif.

Baca Juga :  Kadiskop Dan UMKM Dampingi Anggota Komite Percepatan Pembangunan Otsus Papua Kunker Ke Mimika

Norman meminta agar Bupati Mimika turun tangan langsung menyelesaikan masalah ini dengan meninjau kembali kebijakan Dinas Pendidikan.

“Saya minta pak Bupati untuk menertibkan ini. Kalau bisa, nota dinas yang dikeluarkan Kepala Dinas dibatalkan saja dan gunakan SK Bupati yang resmi. Ini demi kepentingan anak-anak dan masa depan pendidikan di Kampung Nawaripi,” pungkasnya. (Red)

 

Berita Terkait

Angel Awom, Putri Muda Papua Tengah yang Siap Berlaga di Miss Bintang Indonesia Nasional
DEKOPIN Pusat Apresiasi Keseriusan Samuel Yogi Memajukan Koperasi
DPC BMP RI Puncak Jaya Sukses Gelar Jalan Sehat Kebangsaan, Perkuat Sinergitas Komponen Bangsa
Diskop Mimika Berkomitmen Terus Dukung Program Nasional
Tiba Di Deli Serdang, Melisa Howay Masuk Grand Final Putri Otonomi Indonesia
Pemkab Mimika Damaikan Dua Kelompok Warga Yang Bertikai
PUPR Alokasikan Anggaran 5 Milliar Perbaiki Ruas Jalan Hasanudin
Dinsos Koordinasi Lintas Sektor Bahas Penanangan Anak Terlantar

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 06:53 WIT

Angel Awom, Putri Muda Papua Tengah yang Siap Berlaga di Miss Bintang Indonesia Nasional

Jumat, 17 Juli 2026 - 06:49 WIT

DEKOPIN Pusat Apresiasi Keseriusan Samuel Yogi Memajukan Koperasi

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:35 WIT

DPC BMP RI Puncak Jaya Sukses Gelar Jalan Sehat Kebangsaan, Perkuat Sinergitas Komponen Bangsa

Senin, 29 Juni 2026 - 21:54 WIT

Diskop Mimika Berkomitmen Terus Dukung Program Nasional

Senin, 29 Juni 2026 - 10:11 WIT

Tiba Di Deli Serdang, Melisa Howay Masuk Grand Final Putri Otonomi Indonesia

Berita Terbaru

Daerah

Diskop Mimika Berkomitmen Terus Dukung Program Nasional

Senin, 29 Jun 2026 - 21:54 WIT