Tak Ada Lagi Perbedaan Sekolah Negeri dan Swasta ke Depan

- Jurnalis

Kamis, 16 April 2026 - 23:04 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIMIKA | Pemerintah Kabupaten Mimika menegaskan komitmennya untuk menerapkan pendidikan inklusif yang merata, tanpa membedakan status sekolah negeri, swasta, maupun inpres. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika, Antonius Welerubun, saat ditemui di sela kegiatannya pada Rabu (25/4/2026).

Menurut Anton, asas kesetaraan ini merujuk pada Permendiknas Nomor 1 Tahun 2026 (contoh, sesuaikan jika ada nomor riil) yang menyatakan bahwa tidak ada perbedaan hak antara sekolah swasta dan negeri dalam mendapatkan perhatian dan dukungan dari pemerintah daerah.

“Semua memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan. Kami berharap ke depan, di masa kepemimpinan Bupati Johannes Rettob dan Wakil Bupati Emanuel Kemong, tidak ada lagi perbedaan. Asasnya adalah kesetaraan, seperti yang diamanatkan dalam Permendiknas,” ucapnya.

Baca Juga :  Kadiskop Dan UMKM Mimika Hadiri Secara Daring Launching 1.061 Titik KDKMP Oleh Presiden Prabowo

Ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah harus mendorong sekolah-sekolah swasta yang telah lama mengabdi, terutama di wilayah Papua. Antonius menyoroti sekolah-sekolah lama yang tersebar di pesisir dan pegunungan Mimika, seperti sekolah-sekolah YPPK, YPK, dan di wilayah kota seperti Yapis serta PPK.

“Mereka juga mendidik anak-anak kita. Perhatian pemerintah untuk sekolah harus bisa disamaratakan,” ucapnya.

Baca Juga :  Pekan Depan Obat Biru Kembali Tersedia

Berdasarkan data Pokok Pendidikan (Dapodik), Anton memastikan bahwa mulai tahun ini dan ke depan, sekolah swasta dan negeri akan mendapat perhatian yang sama dalam berbagai bentuk, diantaranya,Renovasi sarana dan prasarana,Pembangunan gedung sekolah baru,Pembangunan rumah guru dan Penyediaan alat komunikasi seperti Starlink.

Selain itu, pihaknya juga akan melakukan penataan guru dan distribusi siswa. Kelebihan atau penumpukan siswa di sekolah-sekolah negeri akan didistribusikan ke sekolah-sekolah swasta.

“Kami akan distribusikan guru, lakukan penataan siswa. Dengan begitu, tidak ada lagi ketimpangan,” pungkasnya. (Red)

Berita Terkait

Angel Awom, Putri Muda Papua Tengah yang Siap Berlaga di Miss Bintang Indonesia Nasional
DEKOPIN Pusat Apresiasi Keseriusan Samuel Yogi Memajukan Koperasi
DPC BMP RI Puncak Jaya Sukses Gelar Jalan Sehat Kebangsaan, Perkuat Sinergitas Komponen Bangsa
Diskop Mimika Berkomitmen Terus Dukung Program Nasional
Tiba Di Deli Serdang, Melisa Howay Masuk Grand Final Putri Otonomi Indonesia
Pemkab Mimika Damaikan Dua Kelompok Warga Yang Bertikai
PUPR Alokasikan Anggaran 5 Milliar Perbaiki Ruas Jalan Hasanudin
Dinsos Koordinasi Lintas Sektor Bahas Penanangan Anak Terlantar

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 06:53 WIT

Angel Awom, Putri Muda Papua Tengah yang Siap Berlaga di Miss Bintang Indonesia Nasional

Jumat, 17 Juli 2026 - 06:49 WIT

DEKOPIN Pusat Apresiasi Keseriusan Samuel Yogi Memajukan Koperasi

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:35 WIT

DPC BMP RI Puncak Jaya Sukses Gelar Jalan Sehat Kebangsaan, Perkuat Sinergitas Komponen Bangsa

Senin, 29 Juni 2026 - 21:54 WIT

Diskop Mimika Berkomitmen Terus Dukung Program Nasional

Senin, 29 Juni 2026 - 10:11 WIT

Tiba Di Deli Serdang, Melisa Howay Masuk Grand Final Putri Otonomi Indonesia

Berita Terbaru

Daerah

Diskop Mimika Berkomitmen Terus Dukung Program Nasional

Senin, 29 Jun 2026 - 21:54 WIT