TIMIKA | Dinas Koperasi dan UMKM Mimika menggandeng pelaku usaha lokal, Kopi Mulo 98 untuk membuka peluang kerja bagi anak mudah, secara khusus untuk anak mudah Orang Asli Papua (OAP).
Kolaborasi Diskopdan UMKM bersama Kopi Mulo ini menyasar generasi mudah dari Suku Amungme, Kamoro, serta lima suku kekerabatan lainnya, dengan membuka rekrutmen tenaga kerja pada sektor kuliner kopi, khususnya pada posisi barista dan waiters.
Kepala Dinkop-UMKM Mimika Semuel Yogi, mengatakan kerja sama tersebut merupakan langkah strategis untuk memastikan anak muda lokal tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga pelaku utama dalam pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kami menggandeng UMKM lokal seperti Kopi Mulo 98 agar anak-anak muda Mimika terlibat langsung dalam proses usaha, belajar keterampilan, dan memiliki penghasilan tetap dengan melakukan pelatihan khusus Barista dan Waiters,” kata Kadiskop dan UMKM, Semuel Yogi pada, Selasa (13/1/2026).
Menurut Yogi, Kabuaten Mimika memiliki potensi besar pada sektor kopi. Selain itu keberadaan Cafe dan Restoran menjadi trand di kalangan Masyarakat Mimika dengan jumlah peminat kopi terbilang cukup banyak. Selain itu juga berkembang sebagai gaya hidup, kopi juga telah menjadi bagian dari ekosistem ekonomi kreatif yang mampu menyerap tenaga kerja dan mendorong tumbuhnya UMKM lokal.
Kata Yogi, pengembangan UMKM kopi sejalan dengan program pemerintah daerah dalam memperkuat ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.
Lanjutnya, Kopi Papua di wilayah Mimika dan sekitarnya kini mulai mendapat pengakuan lebih luas di tingkat nasional.
Hal ini terlihat dari berbagai dukungan pemerintah dan dunia usaha dalam mempromosikan kopi Papua, seperti Kopi Amungme, yang telah diperkenalkan di sejumlah ajang nasional dan mendapatkan apresiasi berkat kualitas serta cita rasanya.
“Ini membuktikan kopi Papua punya nilai jual yang tinggi. Tantangannya sekarang adalah bagaimana kita menyiapkan sumber daya manusia, dan itu kami dorong melalui pelibatan anak muda di kedai-kedai kopi lokal,” ungkapnya.
Yogi menyebutkan, bahwa UMKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah.
Saat ini kata Yogi pemerintah daerah berkomitmen untuk tidak membiarkan UMKM berjalan sendiri, melainkan memberikan pendampingan, akses, dan dukungan berkelanjutan.
Yogi menerangkan, selama ini, Diskos dan UMKM Mimika juga aktif mendorong pembentukan koperasi, penguatan kapasitas UMKM, serta penciptaan lapangan kerja baru guna menekan angka pengangguran, khususnya di kalangan generasi muda.
“Kami berharap kolaborasi ini menjadi contoh bahwa UMKM lokal bisa tumbuh bersama masyarakatnya, tidak hanya mengejar keuntungan, tetapi juga memberikan dampak sosial dan ekonomi,” tuturnya.
Yogi menerangkan, melalui program kolaborasi ini bersama Diskop dan UMKM dengan Kopi Mulo 98 membuka rekrutmen khusus bagi anak mudah lokal Mimika yang berminat bekerja sebagai barista dan waiters. Pelamar dapat mengirimkan CV ke email: kopimulo98@gmail.com.
“Kami berharap kesempatan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh generasi muda Mimika sebagai pintu masuk untuk belajar, berkarya, dan membangun kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal,”pungkasnya.(Red)







