TIMIKA | Pemerintah Distrik Wania menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) tahun 2026 dengan mengusung tema “Sinkronisasi Program Prioritas Daerah Menuju Akselerasi Ekonomi Kerakyatan, Penguatan UMKM dan Koperasi serta Transformasi Digital Pelayanan Publik Bersama Mewujudkan Mimika Gerbang Emas Responsif, Transparan dan Berdaya Saing.”
Dalam Musrenbang Distrik Wania menghasilkan 195 program usulan meliputi, bidang Fispra 155 usulan, bidang Ekonomi 21 usulan, serta bidang Sosbud 19 usulan. Usulan ini belum termasuk kampung Mawokauw Jaya yang belum menyerahkan program usulan.
Bupati Mimika Johannes Rettob, dalam sambutan tertulis yang dibacakan Staf Ahli Bupati Mimika Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Fransiskus Bokeyau, menjelaskan bahwa, Musrenbang distrik merupakan salah satu tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah yang dilaksanakan secara partisipatif, transparan dan akuntabel.
Dikatakan Frans, forum Musrenbang menjadi wadah strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat dari tingkat kampung hingga distrik, guna memastikan setiap program dan kegiatan pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat di wilayah Distrik Wania.
“Melalui Musrenbang ini, kita tidak hanya berbicara tentang rencana pembangunan semata, tetapi juga tentang komitmen bersama dalam mewujudkan pemerataan pembangunan yang berkeadilan, berkelanjutan dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.
Frans menyebut pentingnya partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan agar setiap usulan program yang dihasilkan benar-benar berkualitas, terukur dan selaras dengan prioritas pembangunan daerah.
Ia menambahkan Pemkab Mimika terus berkomitmen mendukung pembangunan yang inklusif di seluruh wilayah, termasuk Distrik Wania yang memiliki potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia yang besar.(Red)







