TIMIKA | Usaha Ekspor Kepiting asala Kabupaten Mimika terus dilakukan. Kali ini Badan Karantina Indonesia melalui Karantina Papua Tengah berhasil mendorong pelaku usaha melaksanakan ekspor kepiting bakau sebanyak 240 kilogram dan nilai ekspor mencapai Rp72 juta ke Malaysia.
Kepala Karantina Papua Tengah, Anton Panji Mahendra menuturkan ekspor ini menjadi bukti bahwa komoditas unggulan dari Mimika memiliki kualitas dan daya saing yang mampu diterima di pasar internasional.
“Penyerahan dokumen Health Certificate (HC) oleh Karantina Papua Tengah menunjukan bahwa seluruh komoditas telah dinyatakan sehat dan memenuhi standar keamanan pangan internasional setelah melalui pemeriksaan fisik yang ketat oleh petugas karantina,” terang Anton.
Dalam Kesempatan yang sama, Bupati Mimika Johanes Rettob yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pengembangan UMKM berorientasi ekspor di Kabupaten Mimika. Menurutnya, keberhasilan ekspor ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat daya saing produk unggulan daerah di pasar internasional.
“Kegiatan ini terlaksana atas kerja sama dan sinergi antara Karantina Papua Tengah, Bea Cukai, UPBU Bandar Udara Mozes Kilangin Timika, serta Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika dalam mendukung kelancaran ekspor komoditas unggulan daerah,” Ucap Bupati John.







