Dinkes Fokus Tangani TBC Dan Malaria

- Jurnalis

Kamis, 26 Februari 2026 - 09:30 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIMIKA | Kepala Dinas Kesehatan Mimika, Reynold Ubra mengatakan, pihaknya terus melakukan upaya pengendalian penyakit menular Tuberkulosis (TBC). Fokus utama selain itu juga yang difokuskan saat ini ialah malaria. Keduanya akan diarahkan pada deteksi dini, peningkatan layanan kesehatan dasar, serta keterlibatan masyarakat.

“Pengendalian malaria dititikberatkan pada pengendalian faktor risiko. Terutama pemberantasan tempat sarang nyamuk. Upaya ini untuk meningkatkan fungsi Puskesmas pembantu (Pustu) serta memperkuat kolaborasi dengan kader kesehatan di kampung-kampung,” kata Reynold Ubra, pada Rabu (25/02/2026).

Ia menyebutkan, tahun ini, Dinkes menargetkan dua juta tes malaria untuk mempercepat deteksi dan penanganan kasus. Selain malaria juga menjadi perhatian serius karena masih menjadi indikator kunci dalam pembangunan kesehatan daerah.

Baca Juga :  Empat OPD Terima Sertifikat ISO 27001

Kata Reynold maka dari karena itu, pemerintah daerah menargetkan akan meningkatkan pemeriksaan TBC hingga tiga kali lipat.

“Deteksi TBC kami naikkan tiga kali lipat, sekitar 50 ribu pemeriksaan. Dari 15 ribu pemeriksaan, ditemukan sekitar 2 ribu kasus,” ucapnya.

Ia menerangkan, untuk keberhasilan pengobatan TBC, secara nasional target minimal berada di angka 95 persen. Sementara untuk di Mimika, target Tahun 2025 ditetapkan sebesar 78 persen. Sedangkan capaian saat ini berada di angka 76,6 persen.

Baca Juga :  Perayaan Nyepi Tahun 2026 Berlangsung Meriah

“Untuk meningkatkan capaian tersebut, Dinas Kesehatan telah memiliki fasilitas pemeriksaan dahak (sputum) TBC di tingkat kampung, sehingga sampel tidak perlu lagi dikirim ke luar daerah,” jelasnya.

Dikatakan Reynold, terapi pencegahan TBC juga menjadi prioritas, terutama bagi anak-anak di bawah 15 tahun yang tinggal serumah dengan pasien TBC.

“Jadi untuk memutus rantai penularan itu selain pengobatan dini, juga perlu deteksi dini. Dengan telah diserahkannya DPA tentunya sputum TBC tidak akan dikirim lagi ke kota tetapi bisa eksekusi di kampung-kampung. Sehingga petugas Puskesmas bisa langsung periksa,” pungkasnya. (Red)

 

Berita Terkait

Angel Awom, Putri Muda Papua Tengah yang Siap Berlaga di Miss Bintang Indonesia Nasional
DEKOPIN Pusat Apresiasi Keseriusan Samuel Yogi Memajukan Koperasi
DPC BMP RI Puncak Jaya Sukses Gelar Jalan Sehat Kebangsaan, Perkuat Sinergitas Komponen Bangsa
Diskop Mimika Berkomitmen Terus Dukung Program Nasional
Tiba Di Deli Serdang, Melisa Howay Masuk Grand Final Putri Otonomi Indonesia
Pemkab Mimika Damaikan Dua Kelompok Warga Yang Bertikai
PUPR Alokasikan Anggaran 5 Milliar Perbaiki Ruas Jalan Hasanudin
Dinsos Koordinasi Lintas Sektor Bahas Penanangan Anak Terlantar

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 06:53 WIT

Angel Awom, Putri Muda Papua Tengah yang Siap Berlaga di Miss Bintang Indonesia Nasional

Jumat, 17 Juli 2026 - 06:49 WIT

DEKOPIN Pusat Apresiasi Keseriusan Samuel Yogi Memajukan Koperasi

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:35 WIT

DPC BMP RI Puncak Jaya Sukses Gelar Jalan Sehat Kebangsaan, Perkuat Sinergitas Komponen Bangsa

Senin, 29 Juni 2026 - 21:54 WIT

Diskop Mimika Berkomitmen Terus Dukung Program Nasional

Senin, 29 Juni 2026 - 10:11 WIT

Tiba Di Deli Serdang, Melisa Howay Masuk Grand Final Putri Otonomi Indonesia

Berita Terbaru

Daerah

Diskop Mimika Berkomitmen Terus Dukung Program Nasional

Senin, 29 Jun 2026 - 21:54 WIT