TIMIKA | Kapolres Mimika, AKBP Billyandha H. Budiman mengaku telah menerima laporan polisi terkait kasus penipuan lowongan kerja (Loker) yang telah merugikan puluhan pencari kerja di Timika bahkan juga dari luar Timika.
“Kemarin kami sudah menerima laporan polisi dan saat ini sedang kami tindak lanjuti,” kata Kapolres, pada Selasa (23/6/2026).
Ia menerangkan, masyarakat yang menjadi korban atau mengalami kerugian akibat dugaan penipuan tersebut untuk segera melaporkan ke pihak kepolisian.
Partisipasi masyarakat, kata Kapolres sangat dibutuhkan untuk membantu proses penyelidikan dan mengungkap jaringan pelaku.
“Kami imbau kepada masyarakat apabila merasa dirugikan terkait kasus tersebut, silakan melapor kepada kepolisian,” ucapnya.
Selain itu, masyarakat juga diminta lebih berhati-hati terhadap informasi lowongan pekerjaan yang beredar dan harus konfirmasi terlebih dahulu kepada instansi terkait sebelum menyerahkan uang atau data pribadi sehingga kejadian seperti ini tidak terulang kembali.
Kapolres menegaskan, Polres Mimika akan berupaya mengusut tuntas dugaan tindak pidana tersebut.
“Kami sangat prihatin atas kejadian ini dan akan berusaha mengusut kasus dugaan penipuan lowongan kerja ini,” ungkapnya.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kata dia, pelaku diduga menawarkan pekerjaan kepada korban dengan menjanjikan bakal diterima bekerja pada perusahaan tertentu. Dan para korban diminta menyerahkan sejumlah uang sebagai syarat administrasi atau biaya penerimaan kerja.
“Jadi modusnya mereka membuka lowongan kerja kemudian korban diiming-imingi pekerjaan dan diminta memberikan sejumlah uang dengan janji akan diterima bekerja,” kata Kapolres.
“Untuk sementara masih kami kembangkan. Informasi yang kami terima, korbannya cukup banyak,” tambahnya.
Kapolres menerangkan, sejumlah saksi telah dimintai keterangan guna memperkuat proses penyelidikan. Akan tetapi, rincian hasil pemeriksaan belum dapat disampaikan kepada publik karena masih dalam tahap pendalaman.
Sementara itu, terkait dugaan penggunaan nama PT Freeport Indonesia dalam modus penipuan tersebut, Polres Mimika berencana melakukan koordinasi dengan pihak perusahaan untuk memastikan kebenaran informasi lowongan kerja yang beredar. (Red)







